Akidah dan Perjuangan

Sunday, April 28, 2013 | |


Teringat kembali perbualan antara 'kami' dengan seorang ustaz semasa menghadiri kem pemantapan Akidah lamaaaaa dahulu. Waktu tu gua masih muda remaja lagi. Sekarang remaja jugak. Remaja klasik. Heh.

"Sayang Rasulullah taaak? "
beramai-ramai : " sayaaaaaaaaaang, ustaz "
" kalau sayang apa buktinya? "
seorang daripada kami menjawab : " selalu berselawat! "
seorang sahabat lagi menambah : " mengamalkan sunnah baginda, ustaz! "
ustaz itu senyum. 
" Mengamalkan sunnah adalah bukti kita cintakan Rasulullah. Tapi apakah pula sunnah terbesar yang Rasulullah tinggalkan kepada kita?"
" aaaaaaa.... pakai serban? " sengih
senyum lagi : " Sunnah Rasulullah yang teragung adalah menegakkan Daulah Islamiyah"
kami : " oooooooooooooooooooooo...."
ustaz itu menambah lagi : " apa pula hukum menentang sunnah Rasulullah? "
kami berpandangan. *gulp. ok ustaz. kalam mafhum. waaadhih jiddan...*




Apalah erti kemajuan tanpa diiringi redha dari Tuhan?
Apalah makna perpaduan andai hukum Tuhan diketepikan?
Mengapa perlu menjunjung perlembagaan sedangkan al-Quran dan al-Sunnah adalah sebaik landasan?

 " Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan dan jangan kamu mengikuti jejak langkah Syaitan, sesungguhnya dia adalah musuh yang nyata bagi kamu "
( al-Baqarah : 208 )



Semoga Allah memandu hati kita dalam setiap keputusan;
17 Jamadil Akhir 1434 H
1311

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.